Pembelajaran Kejujuran

jujur

Anak adalah anugerah terindah sekaligus Amanah yang Allah titipkan kepada kami. Setelah punya anak ini, saya dan suami sedang disadarkan tentang pentingnya sebuah  kejujuran. Mengingat sebentar lagi anakku sudah mau mulai menginjak umur 7 tahun depan. Setiap orang pasti pernah berbohong termasuk yang nulis ini :( Udah tau lah karena kebohongan negara dirugikan oleh koruptor … Belum lagi kebohongan dalam mencari kerja dengan cara memalsukan ijasah dulu pernah saya dimintai tolong teman saya supaya saya meminjamkan ijasah saya untuk mencari pekerjaan tapi saya tolak, sogok sana sini duuuh sesusah itu ya cari pekerjaan? :( Naudzubillah min dzalik Semoga kita selalu dalam Lindungan Allah SWT, Mark up tagihan pembayaran mestinya harganya Rp. 50.000 jadi Rp. 100.000… Pernah kejadian dulu waktu saya kedokter dalam rangka imunisasi anak, ada loh ibu-ibu minta mark up harga permeriksaan anaknya kok ya segitunya buat kesehatan anaknya kenapa harus bohong ? gak takutkah nanti jadinya gak berkah ? :(

Sampai kemudian kita menemukan anak kita berbohong. Awalnya kita berdua hanya memberikan nasehat kepada anak tapi kok masih aja berlanjut kebohongannya? Mungkin komunikasinya kurang jelas Mulai dari membuang bekal air minum, bekal makanannya habis sih tetapi pada suatu saat dia cerita keceplosan kalau makannanya dibagi-bagikan  teman-temannya alhasil dia suka ngeluh kelaparan :( dan masih ada beberapa kebohongan kecil lainnya yang secara tidak sengaja saya dan suami mengetahui. Seremlah kalau kebohongan kecil ini dibiarkan akan berakibat merugikan orang banyak kelak.

Kenapa sampai anak kita bohong? sepertinya ada masalah dengan kita. #instropeksi

Selasa malam yang sangat menyedihkan buat saya hiks :’( Anak saya mulai berbohong lagi dan ketahuan alhasil suami murka tapi  dalam batas wajar tidak meninggalkan luka…. duuh liat anaknya dipukul sakit mak rasanya walau pukulannya tidak meninggalkan luka, tetep aja sebagai ibu saya tidak terima. :( Si adek juga kasian melihat kakaknya akhirnya mereka berdua berpelukan… Walau saya sebel dengan suami dalam hati “awas aja ya” tapi tetep kudu sabar dan saya memutuskan menjadi ala ala hakim untuk memecahkan masalah  adik sebagai penonton :p lagi musim sidang soalnya akhir-akhir ini #tsaa

Dengan tetap sabar nahan emosi tetep jaga suara halaah ribet pokoknya saat itu. Saya melontarkan beberapa pertanyaan “Jadi kenapa Mbak bohong, alasannya apa,  ada manfaatnya ?” Sambil terisak-isak anakku bilang “enggak bund bohong gak ada manfaatnya yang ada buat ayah bunda kecewa, apalagi ayah sampai marah” sambil sesenggukan “Soalnya tadi aku lagi seru liat youtube tutorial trus mager (males gerak) akhirnya bo’ong daripada ayah marah”.

Setelah anakknya di introgasi pindah deh ke ayahnya :p ” Yah emangnya kalau mbak jujur, ayah marah? kalau ayah marah berarti ayah tidak setuju dengan namanya kejujuran? dan mbak juga salah mestinya mbak bilang, maaf ya yah mbak belum ganti baju terus langsung cepet ganti baju. Kemudian terjadilah kesepakatan antara ayah dan  anak. Ayah gak akan marah kalau si anak bohong meski itu menyakitkan :p Si Anak akan berusaha jujur apapun kondisinya…

Apakah anak saya berhenti berbohong ? Semoga :)

honest

Please follow and like us:

10 comments

  1. Grace Melia says:

    Main ke sini, langsung pengin ngeklik judul ini, meskipun ada postingan yg lebih anyar. Judulnya menyentak ku. Ternyata isi nya juga. Aku adalah anak yg sering banget bohong sama mama. Makasih sharing nya ya, Mba Janis :) Salam kenal ^^

Leave a Reply