Uncategorized

Pengalaman IMD

hore-imd
Pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah IMD (Inisiasi Menyusui Dini). IMD salah satu impianku ketika punya anak bisa melalukan IMD. Anak pertama Najwa gak tau kenapa tidak melakukan IMD mungkin karena saya melahirkannya di Rumah Sakit Umum sehingga kurang support IMD lah wong waktu 6 jam kelahiran najwa udah di suruh milih sufor ABCD lah bingung kan. Ya sudahlah itu masa lalu tapi gara-gara itu sudah kapok gak mau melahirkan di Rumah Sakit Umum itu lagi. Anak kedua ini saya memilih Rumah Sakit Bersalin meski prosesnya Caesar tapi bisa IMD dalam keadaan hyperthermia (kedinginan). Subhanalloh Maha Suci Alloh menciptakan bayi mungil dengan instingnya mencari berhasil payudara sang Ibu. Saya sangat kagum dengan prose’s IMD ini bayi ketika ditempelkan di dada saya merasa sangat nyaman dan bahagia sekali.

Menurut berbagai sumber IMD pentingnya Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang dilakukan 30 – 60 menit setelah melahirkan, supaya ibu dan bayi mendapatkan skin to skin contact serta bayi mendapatkan kolostrum yang kaya antibody. Perasaan saya pribadi setelah melakukan IMD lebih percaya diri aja memberikan ASI. Tapi sempat galau juga ketika kebijakkan RSB tidak boleh rawat gabung Ibu dan Anak karena saya pada saat itu di kamar kelas III dan belum bisa jalan pasca operasi akhirnya masuklah sufor hiks. Tapi begitu keesokan harinya pagi – pagi susternya membawa si adik ke kamar nah mulai itu lah si adek nenen dengan posisi tidur sampai sekarang si adek terpenuhi haknya akan ASI

Dengan ASI semoga adik anas sehat selalu Amiiiin….

Leave a Reply

Required fields are marked*