sponsor post, stories, Uncategorized

Berbeda tetapi sehati

[Sponsor Post] Saya dibesarkan oleh keluarga yang suka banget jalan-jalan mulai dari gunung sampai pantai bahkan semasa kuliah saya hobi banget menjelajah alam dengan kamera saya bersama komunitas. Tetapi dunia saya tiba-tiba berubah ketika saya menikah dengan fafan. Hal yang paling menyebalkan dari fafan adalah dia gak suka traveling sedangkan saya hobi banget jalan-jalan. Jadi ketika kami sudah menikah saya jarang banget traveling hiks kasihan :'(

Kenapa fafan gak suka traveling?
Karena dia punya riwayat alergi dia gak cocok jika tubuhnya mengalami perbedaan suhu kalau kepanasan ataupun kedinginan.
Kulitnya bisa bereaksi merah-merah setelah itu pasti bersin-bersin.

Suatu hari kita berdua pergi ke dokter keluarga memeriksakan kondisinya fafan.
Panggilan sayang kami “Bu Ira”. Yap keluarga kita memanggilnya Bu Ira sebagai panggilan akrab meski beliau adalah Doktornya dokter umum. Yang sekolah di kedokteran Unair pasti tau deh beliau Dr. Ira Gunawan 🙂

Anyway Bu Ira saat itu menyarankan untuk rutin mengkonsumsi teh hijau bedasarkan pengalaman almarhum suaminya yang dulu pernah tinggal jepang untuk sekolah. Kata beliau orang jepang kalau minum teh hijau udah kayak minum air putih. Kebiasan mereka meminum teh hijau membuat imunitasnya terjaga.

Jadi kenapa fafan bisa Alergi?
Karena imunitasnya gak beres jadi harus dibenerin dulu. Orang alergi itu karena auto imunnya tidak berjalan dengan baik.

Apa Aja yang perlu diperhatikan?
Hal yang perlu diperhatikan oleh fafan agar Alerginya tidak kambuh, selain menjaga pola makanan sehat buah-buahan aneka sayuran, Olahraga, bisa juga dibantu teh hijau. Kemudian Bu Ira mengajari kami membuat dengan cara diseduh teh hijau yang bening tidak pekat untuk diminum sehari-hari ternyata menyegarkan yang biasa diminum orang jepang.

Bu Ira menyarankan kami membeli teh hijau kepala djenggot karena mudah didapat dengan harga yang aman dikantong.

Meminum Teh hijau tanpa gula dalam keluarga kami adalah sesuatu yang baru sempat ada penolakan. Awalnya agak begitu aneh dilidah tapi lama kelamaan keluarga kami sudah biasa minum teh hijau yang bening ini segar saja. Karena di dalam teh hijau mengandung banyak manfaat untuk tubuh kita karena kandungan antioksidan yang tinggi yang mampu menangkal radikal bebas yang kurang baik sehingga penyakit sulit menyerang tubuh. Bahkan saya selalu membawa ketika ke kantor dan untuk fafan saya selalu siapin di Rumah.

Lama kelamaan saya dan fafan sangat menikmati teh hijau tanpa gula bahkan kami meminumnya di bulan puasa pada saat sahur. Gak enak sih kita kalau gak ngeteh, sambil ngobrol apa aja tentang keseharian kami. Oh ya ternyata dengan menu penutup sahur minum teh hijau, dapat mengurangi aroma mulut yang tidak sedap selama berpuasa loh kereeen kan. Pasalnya, kandungan polifenol di dalam teh hijau dapat membantu menyegarkan napas secara alami. yuk di coba ya…

Meskipun fafan sangat menyebalkan karena susah diajak traveling tapi kita berdua #sehati happy mengkonsumsi teh hijau ini. Fafan yang selalu menyemangati saya untuk terus bekarya untuk terus menggali potensi yang ada meski kita udah kepala 3 tapi semangat bekarya harus On fire yah….

Yap inilah perbedaan saya dengan suami tercinta meski fafan begitu tapi kami selalu #sehati dalam banyak hal.

Kalau kamu seringnya ngeributin apa sama pasangan?

Oh ya lebaran kita mau traveling…. Horeee Alhamdulillah happy saya rencana mau ada acara lamaran adek sis. Mohon doanya selamat sampai tujuan serta pulang kembali ke Surabaya dengan selamat sekeluarga. Dan bisa dipastikan kami akan membawa teh hijau….

Leave a Reply

Required fields are marked*