Uncategorized

Aku dan Fotografi

Pertama kali kenal fotografi saat itu aku ikut program 1 tahunnya desain komunikasi visual di ITS Surabaya. Ada satu temenku cowok duh lupa namanya, mengajarin aku teknik fotografi. Bagaimana agar lightmeter bisa pas. Karena saat itu kami memakai SLR jadi sebelum tekan shuter lighmeter harus bewarna hijau. Karena temanku itu enak banget jelasinnya aku jadi langsung paham dan suka fotografi. Ah ternya fotografi itu seru ya akhirnya aku beli kamera pertamaku, saat itu adalah Braun SR 2000. Kalau sekarang sih liat komposisi pas, lalu jepret. Kalau memakai SLR kita harus memperhatikan film, lightmeter, speed dan diagfragma. 

Singkat cerita keribetan SLR jaman dahulu adalah kalau beli film roll kita harus tau mau digunakan  untuk siang atau malam. Film inilah yang menentukan ISO. kalau pagi siang bisa pakai iso 100/200 kalau aku saat itu ambil amannya iso 200 hhehehe Kalau malam hari barulah kita memakai ISO 400. Kemudian sebelum memotret kita pastikan dulu lightmeternya udah ijo belum lightmeter inilah dipengaruhi oleh speed, diagfragma serta ISO hahahaha ribet kan?

Setelah SLR aku menggunakan DSLR sampai sekarang. Menggunakan kamera DSLR ini sangat memudahkan saya. Tidak perlu bingung dengan masalah keribetan yang ada di kamera SLR jepret aja sesukanya, toh gak pakai roll film.

Fotografi adalah hobiku, kesenangan dikala waktu luang. Sempat juga punya studio foto tapi gak jalan. Sebabnya ya karena akunya yang kurang passion terhadap fotografi ini. Jadi sekedar hobi sajalah gak lebih. Biarlah orang bilang sayang banget hanya sebatas hobi. Hobi yang mahal hiks T-T Sering banget aku dinyinyirin ini. Kenapa gak dibuat cari duit? studio juga ada…. bla bla bla iya ya ngapin dulu aku beli background hahaha amnesia. 
Hidupku tidak bergantung apa kata orang? Buat apa coba? Yang baik diterima, kalau gak enak dihati lupakan.

Aku suka fotografi ya suka aja tanpa alasan. Alasan yang lebih tepat karena aku, adalah seseorang yang suka sekali dengan gambar-gambar yang indah. Mungkin karena pekerjaanku adalah desain grafis yang di tuntut untuk membuat tampilan yang menarik dan memiliki sebuah nilai. 

Berburu objek foto adalah hal yang menyenangkan bisa ketemu banyak orang. Apalagi human interest seru banget. Selain itu fotografi adalah cahaya menurutku. Fotografer harus peka terhadap datangnya cahaya darimana, sehingga foto yang dihasilkan bernyawa. Bernyawa maksud saya adalah sebuah foto yang mempunyai pesan. 

Yuk motret seru loh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *