Uncategorized

Urban Farming

Menurut Google hari ini 10 Januari 2020 adalah hari lingkungan hidup Indonesia.  Bicara tentang lingkungan hidup,  aku bersyukur ada menetap di Surabaya dengan sejuta pohon. Sepanjang jalan kita melihat pohon-pohon yang tinggi. Begitupun ketika masuk kampung-kampung di Surabaya, banyak anekaragam tanaman mulai dari toga hingga tanamanan yan bisa di konsumsi. Kita biasanya menyebutnya dengan Urban Farming.  Urban Farming sangat direkomendasikan bagi masyarakat perkotaan dengan lahan yang sangat minimalis.

Bahkan yang tinggal di rumah susun sekalipun. Urban farming memberikan tren baru pada masyarakat perkotaan untuk berkebun pada lahan yang terbatas. Selain memberikan hiasan pada sudut rumah, berkebun di lahan sempit dapat memberi kesejukan bagi sang pemilik dan sekitarnya. Seperti halnya angin segar yang berhembus, tren urban farming menggeliat dan menjadi solusi masyarakat perkotaan yang rindu akan berkebun.

Berbagai sistem urban farming dapat diterapkan pada lahan terbatas. Seistem ini meliputi hidroponik, akuaponik, vertikultur. Pemanfaatan barang bekas sebagai hiasan atau tempat menanam tanaman 3R (reduse, reuse, recycle) juga menjadi alternatif dan inspirasi baru bagi masyarakan perkotaan.

Salah satu contoh urban farming yang sering telihat di kampung-kampung Surabaya adalah menanam sayur dengan teknik Hidroponik. Kemarin awal tahun saya diberi kesempatan untuk membranding salah satu kampung yang ada di Surabaya. Kampung tersebut, menggerakkan warganya untuk makan makanan sayur-sayuran yang di tanam sendiri dengan teknik hidroponik. Nama kampungnya Kalidami  RT 02 RW 10 kecamatan Gubeng.

Hidroponik tidak memerlukan tanah, hanya menggunakan rockwoll, vitamin a+b mix dan air. Banyak kok di google cara menanam hidroponik. Saya pernah menanam sendiri sayuran hidroponik dengan teknik apung, dengan menggunakan botol aqua 1,5L.  Sayurnya cukup enak loh manis, sehat organik, tanpa peptisida. Tapi sayang aku tidak bisa meneruskan karena kalau memakai system apung kita wajib mengejek tiap hari airnya agar ph airnya bagus.  Mungkin lain waktu aku akan mencoba dengan menggunakan system irigasi agar ph air stabil.

Ingin mencoba urban farming ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *